Pages

Buku Panduan

Prinsip Pembuatan Buku Panduan


Prinsip Relevansi Prinsip ini merupakan prinsip dasar yang paling dasar dalam sebuah kurikulum. Prinsip ini juga bisa dikatakan sebagai rohnya sebuah kurikulum. (pmat, 2011)
Aspek ter­penting lain adalah berfikir tentang apa yang akan membuat panduan Anda mempunyai nilai spesial.
Berikut sejumlah daftar pertanyaan yang mungkin berguna sebelum memulai program pembuatan panduan Anda;
Tujuan
  1. Apa alasan utama buku panduan tersebut?
  2. Untuk siapa buku panduan tersebut ditujukan?
  3. Bagaimanakah Anda menginginkan buku panduan atau pedoman tersebut dipergunakan?
  4. Apa yang perlu Anda masukan dalam buku panduan?
  5. Sudahkan Anda mengecek buku panduan yang sudah ada? Apakah Anda tidak menyukainya atau menemukan sesuatu yang tidak berguna? (yassabula, 2014)

Prinsip konsistensi. Artinya keajegan, jika kompetensi dasar yang harus dikuasai empat macam maka bahasan yang ada pada buku juga harus meliputi empat macam. (yassabula, 2014)




prinsip penulisan buku teks pelajaran, yaitu :
  1. Keluasdalaman Tulisan
  2. Isi Tulisan
  3. Pengelompokan Tulisan
  4. Bahasa Sederhana
  5. Intersubjektivitas
  6. Rekomendasi
  7. Penerbitan (solahudin, 2012)

Langkah-langkah Penyusunan Buku Teks Pelajaran
Langkah-langkah ini dimaksudkan untuk memberikan bimbingan menulis, bukan hanya memberikan pengetahuan tentang cara menulis. Adapun langkah-langkah tersebut adalah:
  1. Merencanakan pendekatan sistem
  2. Melakukan analisis kebutuhan
  3. Mendiskripsikan kelompok sasaran
  4. Melakukan kerja sama dengan ahli bidang studi
  5.  Menuliskan kompetensi yang dapat diukur
  6. Melakukan analisis piramida
  7. Mengidentifikasi jenis belajar, pemilihan metode dan media, dan peta belajar
  8. Menentukan struktur pelajaran dan desain pertanyaan
  9.  Membuat lay-out halaman
  10. Melakukan penulisan naskah yang sesungguhnya
  11. Melakukan evaluasi (aguswuryanto, 2010)

Prinsip Kecukupan
Prinsip kecukupan, materi yang disajikan di dalam buku teks pelajaran harus cukup untuk mencapai tujuan instruksional. Tidak lebih sedikit, atau lebih banyak. Jika lebih sedikit, dikhawatirkan tujuan instruksional tidak tercapai. Jika lebih banyak, akan tidak efisien karena dirasa membuang-buang waktu dan tenaga. (sevannisa, 2014)

Download Di SINI

Daftar Isi

aguswuryanto. (2010, september). Pembuatan Buku Teks Pelajaran. Retrieved from Pembuatan Buku Teks Pelajaran: https://aguswuryanto.wordpress.com/2010/09/02/pembuatan-buku-teks-pelajaran/
pmat. (2011, maret). pendidikan matematika. Retrieved from PRINSIP, MODEL, dan TAHAP PENGEMBANGAN KURIKULUM: http://pmat.uad.ac.id/prinsip-model-dan-tahap-pengembangan-kurikulum
sevannisa. (2014, september). penulisan butu teks. Retrieved from prinsip pembuatan buku: http://sevannisa.blogspot.co.id/2014/09/tata-cara-penulisan-buku-teks-pelajaran.html
solahudin. (2012, oktober). Teknologi Pendidikan Kita. Retrieved from Panduan Penulisan Buku Teks Pelajaran: https://teknologipendidikankita.wordpress.com/2012/10/08/panduan-penulisan-buku-teks-pelajaran/
yassabula. (2014, november). yassa. Retrieved from prinsip konsistensi: https://yassabula.blogspot.com/prinsip-konsistensi.html








Unknown

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

No comments:

Post a Comment

Efek Blog