Pages

Subneting


Pengelamatan IP 


Classless Inter-Domain Routing (disingkat menjadi CIDR) adalah sebuah cara alternatif untuk mengklasifikasikan alamat-alamat IP berbeda dengan sistem klasifikasi ke dalam kelas A, kelas B, kelas C, kelas D, dan kelas E. Disebut juga sebagai supernetting. (wikipedia, 2016)
pembagian IP address berdasarkan kelas IP address ( yang berjumlah sekitar 4 milyar ) dibagi kedalam lima kelas yakni:
Address kelasA
1 bit pertama IP Address-nya“0”
Address kelas B
2 bit pertama IP Address-nya“10”
Address kelas C
3 bit pertama IP Address-nya“110”
Address kelas D
4 bit pertama IP Address-nya“1110”
Address kelas E
4 bit pertama IP Address-nya“1111” (fifi, 2012)


Classful
Classful secara sederhana dapat diartikan "dengan kelas" atau "menggunakan kelas". Kemudian jika dikaitkan dengan pengalamatan IP, maka pengalamatan IP classful dapat diartikan menjadi "pengalamatan IP berdasarkan kelas". Pengalamatan dengan metode ini ada pada pengalamatan IPv4. Ya, seperti sudah diketahui IPv4 dibagi menjadi kelas A, B, C, D, dan E. (andri, 2014)

Classless
Classless secara sederhana dapat diartikan "tanpa kelas" atau "tidak menggunakan kelas". Kemudian jika dikaitkan dengan pengalamatan IP, maka pengalamatan IP classless dapat diartikan menjadi "pengalamatan IP tanpa mengenal kelas". Yaitu dengan cara menggunakan Classless-Inter Domain Rouing (CIDR) atau juga dapat dikenal dengan istilah panjang prefiks. Format pengalamatannya adalah dengan memberi tanda slash (/) di belakang alamat IP kemudian diikuti dengan variabel panjang prefiks.
Contoh: 172.26.78.3/28
172.26.78.3 = alamat IP, /28 = panjang prefiks (CIDR) (andri, 2014)

Summarization/Supernetting/Peringkasan Rute dapat diartikan sebagai suatu proses untuk meringkas beberapa rute statis pada router menjadi sebuah rute dengan beberapa keuntungan seperti ukuran tabel rute akhir yang lebih kecil dan waktu untuk memprosesnya yang lebih efisien.

Sehingga, bila setiap individual route pada R3 ingin diringkas maka sebelumnya alamat-alamat rute yang ada dapat dikonversikan menjadi bilangan biner terlebih dahulu, yaitu seperti dibawah ini.

172.16.0.0 - 10101100.00010000.00000000.00000000
172.17.0.0 - 10101100.00010001.00000000.00000000
172.18.0.0 - 10101100.00010010.00000000.00000000
172.19.0.0 - 10101100.00010011.00000000.00000000

Dari keempat alamat invidual route, keempat alamat tersebut mempunyai alamat jaringan yang sama, atau mempunyai alamat jaringan yang dapat diringkas, yaitu alamat jaringan sebagai berikut:
10101100.000100xx.xxxxxxxx.xxxxxxxx, dengan x adalah bit-bit yang berbeda

Sehingga alamat summarized route/alamat ringkasan/alamat yang mempunyai angka bit yang sama menjadi
172.16.0.0, dengan /14 yang merupakan alamat subnet mask untuk alamat rute jaringan tersebut.

Ringkasan penjelasan diatas dapat juga dilihat pada gambar 3 seperti dibawah ini. (rezzadharma, 2015)
Download DI SINI

Bibliography

andri. (2014, 8). sederhana. Retrieved 8 2016, from pengelamatan ip: http://blogandricoy.blogspot.co.id/2014/8/pengalamatan-ipdan.html
fifi. (2012, 4). Part Of Mine. Retrieved 8 2016, from protocol routing: http://fififaristia.blogspot.co.id/2012/04/classful-protocol-routing-dan-classless.html
rezzadharma. (2015, 08). all abaout tecnology. Retrieved 8 2016, from super subneting: http://rezzdharma.blogspot.co.id/2015/08/cidr-dan-summarizationsupernettingperin.html
wikipedia. (2016, 4). wikipedia. Retrieved 8 2016, from CIDR: https://id.wikipedia.org/wiki/CIDR

Unknown

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

No comments:

Post a Comment

Efek Blog