Analisis Kerja Proyek
Waktu pelaksanaan kerja proyek
Manajemen proyek adalah sebuah disiplin keilmuan dalam hal perencanaan, pengorganisasian,
pengelolaan (menjalankan serta pengendalian), untuk dapat mencapai
tujuan-tujuan proyek. Proyek adalah sebuah kegiatan yang bersifat sementara yang telah ditetapkan
awal pekerjaannya dan waktu selesainya (dan biasanya selalu dibatasi oleh
waktu, dan seringkali juga dibatasi oleh sumber pendanaan), untuk mencapai
tujuan dan hasil yang spesifik dan unik, dan pada umumnya untuk menghasilkan sebuah perubahan yang bermanfaat
atau yang mempunyai nilai tambah. (wikipedia, 2014)
dapat lima tahap kegiatan utama yang dilakukan dalam siklus hidup proyek
yaitu :
inisiasi;
perencanaan dan desain;
pelaksanaan dan konstruksi;
pemantauan dan sistem pengendalian;
penyelesaian. (fahlan,
2014)
Penekanan ongkos/biaya
Perkiraan biaya memegang peranan penting dalam penyelenggaraan proyek.
Pada taraf pertama dipergunakan untuk mengetahui seberapa besar biaya proyek
yang diperlukan untuk membangun proyek atau investasi, selanjutnya memliki
fungsi dengan spectrum yang amat sangat luas yaitu merencanakan dan
mengandalikan sumber daya seperti material, tenaga kerja, pelayanan, maupun
waktu. (hendra,
2015)
menyebutkan metode harga pokok proses adalah metode pengumpulan Harga
Pokok Produksi yang biayanya dikumpulkan untuk setiap satuan waktu tertentu.
Pada metode ini perusahaan menghasilkan produk yang homogen dan jenis produk
bersifat standar. (ahmad,
2015)
Pengurangan Resiko Bencana
Pengurangan resiko bencana adalah salah satu system pendekatan untuk mengindentifikasi,
mengevaluasi dan mengurangi resiko yang diakibatkan oleh bencana . Tujuan
utamanya untuk mengurangi resiko fatal dibidang social , ekonomi dan juga
lingkungan alam serta penyebab pemicu bencana: PRB sangat dipengaruhi oleh
penelitian masal pada hal-hal yang mematikan (abdul,
2013)
Pengurangan Risko Bencana dimaknai sebagai sebuah proses pemberdayaan
komunitas melalui pengalaman mengatasi dan menghadapi bencana yang berfokus
pada kegiatan partisipatif untuk melakukan kajian, perencanaan,
pengorganisasian kelompok swadaya masyarakat, serta pelibatan dan aksi dari
berbagai pemangku kepentingan, dalam menanggulangi bencana sebelum, saat dan
sesudah terjadi bencana. (mustofa,
2015)
Fokus kegiatan Pengurangan Risiko Bencana secara Partisipatif dari
komunitas dimulai dengan koordinasi awal dalam rangka membangun pemahaman
bersama tentang rencana kegiatan kajian kebencanaan, yang didalamnya dibahas
rencana pelaksanaan kajian dari sisi peserta, waktu dan tempat serta
keterlibatan tokoh masyarakat setempat akan sangat mendukung kajian analisa
kebencanaan ini. Selain itu juga di sampaikan akan Pentingnya Pengurangan Risko
Bencana mengingat wilayah kita yang rawan akan bencana. (asmoro, 2013)
Daftar Pustaka
abdul. (2013, 6).
eco folres. Retrieved 8 2016, from pengurangan resiko bencana:
http://www.ecoflores.org/id/pengurangan+risiko+bencana/
ahmad, a. (2015,
10). kangau. Retrieved 8 2016, from menejemen proyek:
http://kangau.blogspot.co.id/2011/01/manajemen-proyek.html
asmoro, a. (2013,
4). master geografi. Retrieved 8 2016, from pengurangan bencana:
https://ringkasanbukugeografi.blogspot.co.id/2015/12/upaya-pengurangan-resiko-bencana-alam.html
fahlan, a. (2014,
2). manggengblog. Retrieved 8 2016, from pelaksanaan proyek:
http://manggengblog.blogspot.co.id/2013/04/pelaksanaan-proyek.html
hendra. (2015,
5). teknologi. Retrieved 8 2016, from Analisis Jaringan Kerja:
http://hendrath-jmr.blogspot.co.id/2010/06/analisis-jaringan-kerja.html
mustofa. (2015,
10). Retrieved 8 2016, from resiko bencana:
https://www.facebook.com/notes/bpbd-prov-jabar/ringkasan-langkah-kegiatan-pengurangan-risiko-bencana-secara-partisipatif-di-mas/684489471590351/
wikipedia. (2014,
9). wikipedia. Retrieved 8 2016, from Manajemen proyek:
https://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_proyek



No comments:
Post a Comment